selingkar kisah…(sebuah catatan kenangan)

11 11 2008

Catatan Sebuah Perjalanan…

Hari ini 11 November 2008, bulan yang pastinya mencatat kenangan paling tragis dalam kehidupanku. Pemergian ayahanda tercinta tanggal 11 November 1994 menjadi memori duka yang sentiasa mengimbau rasa sesal yang tak sudah. Namun, itulah realiti akhir perjalanan sebuah kehidupan. Dah 14 tahun berlalu pemergian beliau mengadap Ilahi dan yang tinggal kini hanyalah kisah-kisah silam yang sukar dilupai.

Bapa…pemergianmu bukan untuk ditangisi juga bukan untuk diratapi kerana kau pergi mengadap Ilahi Tuhan Maha Suci.

Bapa…Masih dalam ingatan di saat akhir pemergianmu meninggalkan kami dengan semangat berani. Kau tabah menempuh susah, cekal membanting tulang dari urat-urat tuamu demi membesarkan kami agar menjadi insan berguna.

Bapa…kau lambang ilham perjuangan kami kerana kudratmu yang tidak pernah kenal erti jemu…mengasuh dan mendidik anak-anakmu…

Jika hari ini dapat kita ketemu kembali, akan kami kecup kedut keningmu sambil melafaz kata-kata tulus ikhlas…terima kasih bapa..


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: